CORONA NDANG RONO..OOOO


Assalamualaikum Wr ...Wb....

Teman teman untuk yang ketiga kalinya aku akan menuliskan pengalamanku melalui blong ku " Guru-Ndesso " dengan harapan aku bisa mengingatnya kembali dan bila ada yang membaca mungkin juga bisa untuk bertukar pengalaman.

Ceritaku hari ini adalah kegiatan sosial untuk mencegah penularan Covid 19 yang semakin merajalela.Tidak hanya di daerahku Tulakan,Pacitan Jawa Timur saja,tapi virus covid 19 telah menjadi wabah bagi dunia. Sampai saat ini wabah itu belum mau berlalu dari negri kita,

Oleh karena itu kami keluarga Darma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan yang berada di Kecamatan Tulakan berfikir bagaimana kita bisa membantu agar warga masyarakat tidak terkena virus Covid 19 yang mematikan itu.

Menurut pengamatan kami,mengapa di daerahku ada yang terkena Covid 19.Ada beberapa faktor yang menurut kami berpengaruh terhadap penyebaran Covid 19 di daerah Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan Jawa Timur ini, Diantaranya adalah :

1. Warga merasa bahwa terkena virus Covid 19 adalah taqdir dari Alloh SWT, bagaimanapun kita berusaha kalau takdir berkehendak siapa yang bisa mengelak. Itu jawaban dari sebagian masyarakat yang berada di    pelosok atau pegunungan.
2. Banyak warga desa yang pulang dari rantauan,mereka tidak memperdulikan lagi adanya larangan pemerintah  maupun penyebaran virus Covid 19, yang penting mereka bisa bertemu sanak keluarga ,bisa berkumpul dan bersama sama.
3. Mereka banyak yang mendapatkan info hoak bahwa covid 19 adalah permainan orang orang atas untuk mendapatkan kedudukan, harta dan tahta.Orang ndeso ngak perlu ikut campur urusan mereka.
4.Kenyataan dimasyarakat jika diantara mereka meninggal pada saat saat ini pasti dikatakan mereka mati karena covid 19, padahal mereka meninggal karena komplikasi dan penyakit menahun, karena ketika mereka kambuh penyakitnya biasanya ke rumah sakit dan bila ada sesak napasnya mereka langsung diisolasi di rumah isolasi. Jika meninggal dikatakan covid 19 padahal hasil repit belum keluar.Mungkin itu yang membuat masyarakat merasa masa bodoh dengan peraturan dan larangan Pemerintah untuk Jaga Jarak, Pakai Masker, dan tidak berkumpul orang banyak

5. Banyak warga masyarakat yang ke pasar atau ke tempat keramaian menggunakan masker asal asalan yang penting bawa masker.Terkadang masker hanya ditaruh dileher atau dibawa saja.Artinya mereka belum memahami apa fungsi masker bagi kita untuk mencegah penularan Covid 19.

Karena itulah kami keluarga besar darma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan mengadakan kegiatan dalam rangka  hari kesaktian Pancasila dan menyambuh HUT Darma wanita dengan mengadakan kegiatan bagi bagi masker kepada masyarakat yang pada waktu itu sedang berbelanja di pasar.

Semoga kegiatan kecil kami ini bisa membantu masyarakat menaggulangi dan mencegah penularan Covid 19, dan masyarakat juga sadar bahwa memakai masker bukan hanya karena takut pak polisi, tapi karena masker adalah alat untuk menjaga diri.Kata orang jawa Corona ndang mronoo...artinya corona cepatlah pergi.....

Semangat.....Semangat.....semangat....


Wasalammualaikum Wr...Wb...

Comments

Popular posts from this blog