PENGIMBASAN LITERASI DAN NUMERASI
Untuk
Mengimbaskannya kami menyusun 5 pertanyaan yaitu :
1.
Materi apa yang telah dipahami
2.
Apa yang harus dilakukan untuk memahami
materi
3.
Materi apa yang ingin didalami lebih lanjut
4.
Mengapa materi tersebut ingin di dalami lebih
lanjut
5.
Tulisan saya tentang hikmah pengimbasan dapat
dilihat pada tautan.
1.
Materi Yang Dipahami adalah Literasi dan Numerasi
-
Literasi
membaca diartikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi,
merefleksikan berbagai jenis teks tertulis guna mengembangkan kapasitas
individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia serta untuk dapat
berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.
- Numerasi merupakan kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai bagian dari linkungan sosial.
2. Apa yang dilakukan untuk memahami materi
Mengikuti bimtek literasi dan numerasi, membaca modul literasi numerasi , menerapkan literasi dan numerasi yang didapat di terapkan di sekolah dan masyarakat.Tugas guru tidak akan begitu berat bila anak didiknya sudah melek literasi dan numerasi. Kemampuan literasi numerasi sebagai pengetahuan dan kecakapan yang erat kaitannya dengan pemahaman angka, simbol dan analisis informasi kuantitatif (grafik, tabel, bagan, dan sebagainya), sangat penting dimiliki generasi saat ini. Dengan memiliki kemampuan literasi numerasi yang baik, peserta didik secara cakap mampu mengaplikasikan pengetahuan matematikanya dalam kehidupan nyata.
3. Materi yang ingin di dalami adalah penerapan numerasi dengan metode dan media
yang kreatif yaitu menumbuhkan kepekaan bilangan anak dengan bingkai 10. Dengan bantuan bingkai 10, perlahan
mulai mengubah strategi mengajarnya yang menggunakan 10 sebagai dasar dari sistem bilangan yang digunakan sehari-hari
sehingga lebih mudah jika menggunakan dasar tersebut untuk mengajar siswa
4. Mengapa materi tersebut ingin di dalami lebih lanjut
Berdasarkan National Council of Teachers of Mathematics (NCTM, 2000), transisi dari melihat ‘sepuluh’ sebagai akumulasi 10 satuan menjadi melihat ‘sepuluh’ sebagai 1 puluhan adalah langkah yang sangat krusial bagi siswa untuk mengerti sistem bilangan basis sepuluh. Untuk mempelajari Nilai Tempat, aktivitas pembelajaran di kelas dapat dimulai dengan mengelompokkan benda menjadi sepuluh-sepuluh. Aktivitas menggunakan benda konkret akan sangat membantu siswa untuk melakukan pengelompokkan dan membuat hubungan antara kuantitas benda dengan kemasan sepuluh-sepuluh. Bermain dengan Bingkai 10 dan dengan bahan-bahan lainnya dapat digunakan untuk mengenalkan konsep nilai tempat
Comments
Post a Comment